Penutupan Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Programme (SIYLEP)

  • Khairu Aqsara
  • Kamis, 23 November 2017

Riau 23 November 2017, program Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Programme (SIYLEP) di Resmi di Tutup dan Masing-Masing peserta SIYLEP akan dikembalikan kembali ke Provinsi Masing-Masing.

Sebelum acara penutupan berlangsung rombongan dari Kemenpora yang di wakili Oleh Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda, Wisler Manalu yang didampingi oleh Kepala Bidang Kemitraan Dalam Negeri, Yansen Manurung menjemput dan menyasikan kepulangan Peserta program Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Programme (SIYLEP).

Tercatat selama tiga hari berbaur dengan masyarakat di desa Buluh Cina, 20 pemuda tersebut melakukan kegiatan sosial, pemberian pengetahuan teknologi, kegiatan bersih dikawasan sungai. Selain Itu peserta SIYLEP juga diajarkan penduduk sekitar manfaat media sosial secara tepat dengan memanfaatkan kekuatan yang tujuannya menarik minat wisatawan agar bisa mempromosikan wisata di Buluh Cina. Kami juga memberikan pengetahuan kepada murid sekolah dasar dari segi lingkungan, kesehatan, cita-cita budaya dan menabung. Kami juga mengajarkan pendidikan awal seperti TPA, memperbaiki plafon, membersihkan toilet, dan kita ajarkan siswa yang lebih kreatif. Di hari terakhir kami melakukan pemberian 10 bak sampah dan spanduk untuk masyarakat untuk jaga kebersihan,”

Sementara itu Buluh Kepala Desa Cina, M Ralis T mengaku senang program tersebut dapat menyambangi desanya, dan membantu pemuda di desanya untuk terus berkembang dengan motivasi serta pengetahuan yang diberikan pemuda peserta SIYLEP dan “Saya sangat bersyukur dengan kehadiran mereka untuk memberi motivasi, kemajuan desa khususnya anak muda untuk bisa mencontoh, selain itu kegiatan ini juga membantu kami dalam hal pariwisata dan lainnya. Hal ini bagus untuk kami karena selama ini belum ada, kedepan kami berharap program ini ditingkatkan lagi,”

Dalam Acara Penutupan yang berlangsung Di Hotel Swiss Belinn Hotel Pekanbaru, Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Kemenpora, Wisler Manalu, menilai bahwa keberadaan peserta SIYLEP ini bisa secara nyata memberikan perubahan daerah tersebut kearah yang lebih baik.

“Atas nama Kemenpora  kami mengucapkan terima kasih kepada provinsi Riau khususnya Dispora yang telah memberikan dukungan kegiatan ini, hal ini penting karena para pemuda ini memiliki potensi yang kedepan kita pantau. Sedangkan program ini bisa berperan secara nyata dalam berubah kearah yang lebih baik,” tambah Wisler,

Selain itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahrga Provinsi Riau, Doni Aprialdi mengaku senang dengan kegiatan ini, dan melibatkan desa Buluh Cina sebagai lokasi home stay, sehingga bisa turut membantu mengembangkan potensi desa tersebut.

“Kegiatan ini sudah berhasil, kami tentunya menyambut gembira dan mengusulkan untuk tambah waktunya, karena tidak cukup satu sekolah dikunjungi, sehingga pengetahuannya bisa dapat diinfokan secara luas, dan semakin banyak desa yang bisa dikembangkan melalui program SIYLEP,” tutup Doni.